Satpol PP vs Mahasiswa Luwu Bentrok

SELASA, 25 MEI 2010 | 03:21 WITA
Makassar, Tribun — Ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL) Raya terlibat bentrok dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar di Balai Kota, Makassar, Senin (24/5).

Akibat bentrokan tersebut, sedikitnya tujuh anggota Satpol PP mengalami luka terkena lemparan batu. Dua di antaranya adalah Kabid Operasional Satpol PP, Imran Mansyur, dan salah seorang staf lainnya yaitu Muh Saiful.
Imran mengalami luka serius di bagian tulang hindungnya yang terkena batu sebesar kepalan tangan. Sementara Saiful mengalami luka serius di bagian mulutnya.
Sebelum terjadi bentrokan itu, mahasiswa mengawali aksinya dengan berdemo di bawah jembatan layang (fly over) Jl Urip Sumoharjo, Makassar. Dalam orasinya mereka menuntut Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin meminta maaf kepada pihak mahasiswa melalui media.
Desakan itu masih terkait ulah beberapa pegawai Dinas Sosial Kota Makassar yang sempat merampas kardus permintaan bantuan dana milik mahasiswa Luwu saat menggalang dana untuk korban banjir Luwu Utara di pertigaan Jl Sultan Alauddin-Jl AP Pettarani, Makassar, akhir pekan lalu.
Dari jembatan layang, mereka melanjutkan aksinya di balai kota. Mereka mendesak masuk kantor wali kota, namun dicegat satpol PP. Tak diberi jalan, mahasiswa pun menutup jalan di depan kantor wali kota, Jalan Ahmad Yani. Akibat kejadian ini sempat menimbulkan kemacetan hingga beberapa menit.
Entah siapa yang memulai, tiba-tiba kedua belah pihak, baik mahasiswa dan satpol PP terlibat aksi saling lempar. Kedua pihak pun saling tunjuk dan saling tuduh terkait siapa yang memulai pelemparan.
Aksi saling lempar batu itu baru reda setelah Wakapolwiltabes Makassar, AKBP Andi Patawari, bersama sejumlah aparat kepolisian lainny datang meredam emosi kedua belah pihak.
Sekira pukul 14.00 wita, para mahasiswa tersebut kemudian membubarkan diri setelah sejumlah perwakilan mereka ditemui Kepala Kesbang Makassar Rompegading Patiroy. Usai aksi di balai kota, para pengunjuk rasa itu kemudian melanjutkan aksinya di DPRD Kota Makassar.(ali/sur)

re-writed by: faj

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: